Treatment-Treatment yang Perlu USG Skin Sebelum Dilakukan

Dalam dunia aesthetic medicine modern, diagnosis yang akurat adalah fondasi dari hasil yang optimal. Tidak semua kondisi kulit bisa dinilai hanya dari permukaan. Karena itu, penggunaan USG Skin atau yang biasa disebut Deep Son Diagnose menjadi langkah penting sebelum menentukan treatment yang tepat.
Deep Son Diagnose adalah teknologi ultrasound skin imaging yang membantu dokter melihat struktur kulit hingga lapisan yang lebih dalam, termasuk ketebalan dermis, kondisi kolagen, inflamasi tersembunyi, hingga kondisi pembuluh darah (vascular).
Dengan informasi ini, treatment tidak lagi berbasis asumsi, tetapi berbasis data. Berikut adalah beberapa treatment menurut dr. Dia Febrina, Sp.DVE, FINSDV yang idealnya harus menggunakan dengan Deep Son Diagnose terlebih dahulu:
1. Collagen Stimulator (PDLLA, PLLA, dll.)
Treatment collagen stimulator bekerja dengan merangsang pembentukan kolagen secara bertahap. Namun, setiap pasien memiliki kondisi dermis dan tingkat penurunan kolagen yang berbeda.
Deep Son Diagnose membantu dokter untuk:
- Menilai ketebalan dermis
- Melihat kualitas jaringan kolagen
- Mengidentifikasi area yang mengalami penipisan signifikan
- Menentukan kedalaman dan titik injeksi yang lebih presisi
- Menghindari overtreatment pada kulit yang sudah cukup tebal
Tanpa evaluasi struktur kulit, hasil bisa kurang optimal atau tidak merata.
2. Lifting Treatment (Ultherapy)
Ultherapy bekerja di lapisan SMAS untuk merangsang kolagen dan memberikan efek lifting non-bedah.
Sebelum melakukan lifting treatment, penting untuk mengetahui:
- Letak dan kedalaman lapisan SMAS dan dermis
- Ketebalan dermis dan jaringan subkutan
- Tingkat skin laxity
- Distribusi lemak wajah
- Area mana yang benar-benar membutuhkan stimulasi
Tanpa evaluasi imaging, pemilihan transducer misalnya 1.5 mm vs 3.0 mm vs 4.5 mm bisa terlalu superfisial atau justru tidak mencapai target layer.
Deep Son Diagnose membantu dokter menentukan apakah pasien kandidat ideal untuk lifting, atau perlu kombinasi treatment lain.
3. Filler dan Contouring
Meskipun filler bekerja di lapisan tertentu, kondisi vascular (pembuluh darah) sangat penting untuk diperhatikan.
Dengan Deep Son Diagnose, dokter dapat:
- Mengidentifikasi distribusi pembuluh darah
- Mengurangi risiko komplikasi vaskular
- Menentukan plane injeksi yang lebih aman
- Mencegah injeksi di area inflamasi aktif
Dalam aesthetic medicine, keamanan selalu menjadi prioritas utama.
4. Injeksi Botulinum Toxin
Pada tindakan injeksi botulinum toxin seperti Botox, penggunaan ultrasound kulit berperan dalam:
- Memetakan posisi otot target dan kedalaman injeksi sebelum penyuntikan.
- Melihat struktur penting di sekitar otot yang akan disuntikkan seperti kelenjar parotis, pembuluh darah, dan jaringan lemak, sehingga injeksi tidak menyebar ke area yang tidak diinginkan.
Dengan visualisasi real-time, dokter dapat memastikan titik dan kedalaman injeksi lebih presisi, menghindari difusi berlebihan ke otot yang tidak ditargetkan, serta meminimalkan risiko komplikasi seperti ptosis atau asimetri. Pendekatan berbasis imaging ini menjadikan injeksi tidak lagi hanya berdasarkan landmark anatomi dan pengalaman klinis, tetapi juga didukung data struktur individual pasien, sehingga hasil lebih akurat, natural, dan aman
5. Acne & Acne Scar Treatment
Pasien yang mempunyai kasus jerawat aktif maupun bekas jerawat, Deep Son Diagnose dapat mengidentifikasikan:
- Penting untuk mengetahui kedalaman inflamasi
- Menilai struktur jaringan parut
- Melihat kondisi dermis sebelum melakukan tindakan seperti subcision atau energy device
Deep Son Diagnose membantu dokter memilih pendekatan yang lebih tepat dan personal.
6. Rejuvenation & Anti-Aging Combination Treatment
Banyak pasien usia 30+ ingin terlihat lebih fresh tanpa terlihat “berubah”.
Dengan Deep Son Diagnose, dokter dapat menentukan:
Dengan pemeriksaan ini, dokter dapat menentukan secara objektif:
- Apakah masalah utama adalah volume loss (penipisan lemak atau perubahan kontur)
- Atau dominan pada penurunan kualitas kolagen dan elastisitas dermis
- Seberapa tebal dermis dan jaringan subkutan saat ini
- Area mana yang benar-benar membutuhkan intervensi
Sehingga treatment bisa disesuaikan: lifting, collagen stimulator, skin booster, atau kombinasi yang lebih presisi.
Mengapa Deep Son Diagnose Penting?
Kulit bukan hanya permukaan. Di bawahnya terdapat struktur kompleks yang menentukan bentuk, kekenyalan, dan respons terhadap treatment. Tanpa melihat lapisan dalam, dokter hanya bisa memperkirakan. Dengan Deep Son Diagnose, keputusan menjadi lebih terukur.
Di Amala Clinic, kami percaya bahwa treatment terbaik selalu dimulai dari diagnosis yang akurat. Karena wajah bukan trial and error, melainkan investasi jangka panjang yang memerlukan pendekatan presisi.
Ditinjau oleh: dr. Dia Febrina, Sp.DVE, FINSDV
Amala Clinic
Jl Hang Lekir 2 No 9
Kebayoran Baru, Jakarta Selatan 12120
WA. 081110016321 || Tel. 021-7228899
Treatments
Discover the ideal treatment for you. Amala extends beyond personalized services, empowering our patients to unveil their inherent beauty, ultimately fostering confidence and radiance from within.




